Merasa Sudah 'Koordinasi' Dengan Oknum APH Para Penambang Timah Ilegal Terkesan Kebal Hukum

Merasa Sudah 'Koordinasi' Dengan Oknum APH Para Penambang Timah Ilegal Terkesan Kebal Hukum
Photo : Ti Rajuk ilegal dikawasan wisata Tuing Mampur

BANGKA (BABEL) - Meroketnya harga pasir timah saat ini membuat para penambang ilegal di Kabupaten Bangka menempuh segala cara untuk mendapatkan keuntungan meskipun melanggar aturan hukum. 

Selain itu, disinyalir merasa dibekingi oleh oknum Aparat Penegak Hukum (APH) para penambang  timah ilegal dengan gagahnya seolah-olah terkesan oknum APH sudah melakukan koordinasi dengan pimpinannya. 

Aktifitas penambangan timah ilegal yang dimaksud itu terjadi di wilayah Pantai Tuing Indah, Dusun Tuing, Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka. 

Sebelumnya pada 23 Mei 2021, media online Bangka Belitung (Babel) sempat memberitakan aktifitas penambangan timah ilegal dikawasan objek wisata di wilayah Pantai Tuing Indah, Dusun Tuing, Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka terancam rusak akibat penambangan pasir timah ilegal tanpa mempedulikan kondisi lingkungan sekitar.

Setelah diberitakan di media online, kegiatan penambangan timah ilegal ponton rajuk tersebut yang diduga di koordinir oleh oknum APH sempat berhenti, namun selang dua hari setelah diberitakan penambangan ilegal di desa Mapur kembali beraktivitas seolah tak mengindahkan kerusakan alam akibat kegiatan penambangan ilegal itu, terkesan menantang institusi terkait yang ada di Babel. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Pers Babel, saat ini di lokasi ada sebanyak lima unit Ti Rajuk yang beraktifitas dikawasan terlarang tersebut, bahkan tanpa ada takut di tangkap lantaran ada oknum APH yang diduga membekinginya. 

" iya pak, memang masih ada beberapa ponton t.i rajuk di lokasi tersebut, namun yang tetap membandel itu ada lima ponton, yang katanya mereka tidak takut diberitakan, jadi mereka terus berjalan hingga sekarang, bahkan tidak  mungkin akan terus bertambah ponton Ti rajuk, " ungkap " DY" yang berdomisili di Dusun Tuing, Selasa (8/06/2021). 

“Kegiatan tambang di sana polanya pindah-pindah tempat. Awalnya mereka menghantam DAS (Daerah Aliran Sungai — red) dan kini malah menggarap hutan dekat Pantai Tuing itu, ” kata "DY".

Lanjutnya, kelima Ponton Ti apung rajuk ilegal ini milik warga setempat, oknum warga ini menurut sumber bebas menjalankan aktifitas tambang ilegal di lokasi itu lantaran ketiganya dikabarkan telah “berkoordinasi’ dengan oknum aparat hukum.

“Mereka (

Ml, Th, SL dan JL — red)

terkesan seperti tak tersentuh hukum, bahkan pembeli pasir timah hasil dari kegiatan tambang ilegal keempat orang tersebut, dibeli oleh oknum aparat yang ikut menambang di hutan mangrove dekat pantai wisata pantai tuing, ” Beber warga dusun Mampur tersebut. 

DY meminta kepada Kapolres Bangka agar segera menertibkan tambang ilegal yang mengganggu dan merusak kawasan wisata tersebut, jika dibiarkan maka akan menjadi potensi konflik karena aktivitas tersebut mendapat penolakan dari warga sekitar yang terdampak.

" Kami meminta Pak Kapolres agar segera ke lokasi melakukan penertiban dan tangkap oknum warga yang merasa sudah kebal hukum tersebut, masyarakat sekitar sudah merasa terganggu dengan aktivitas penambangan ilegal itu, jangan sampai warga melakukan tindakan-tindakan yang dapat membuat situasi di lingkungan masyarakat tidak kondusif." Pinta " DY".

Selain itu Dy, hal yang sama juga dijuga diminta oleh HN warga dusun Mampur  agar Kapolres Bangka segera menertibkan dan memproses oknum penambang yang disinyalir menjual nama institusi APH di Babel, bahkan HN menegaskan jika dibiarkan warga setempat akan menggelar aksi demo ke kantor Polres Bangka. 

" Kami minta bapak Kapolres Bangka bertindak  tegas, jika tidak ada tindak dalam waktu dekat kami akan gelar aksi demo ke kantor Polres Bangka, semoga Bapak Kapolres menanggapinya, " tandas warga Mampur. 

Sementara itu, Kapolres Bangka AKBP Widi dan KPHP Bubus Panca Ruswanda masih dalam upaya untuk dikonfirmasi. (Sinyu Pengkal) 

Oknum APH Beking Tambang Timah Ilegal Ti Rajuk Ilegal di Tuing Mampur
Rikky Fermana

Rikky Fermana

Previous Article

Hebat! Penambang Timah Ilegal Dikolong Pungguk...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Didik S

Didik S

Postingan Bulan ini: 14

Postingan Tahun ini: 60

Registered: Apr 1, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 14

Postingan Tahun ini: 45

Registered: Apr 8, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 13

Postingan Tahun ini: 67

Registered: Apr 8, 2021

Agung Setiyo

Agung Setiyo

Postingan Bulan ini: 5

Postingan Tahun ini: 23

Registered: Apr 8, 2021

Profle

Achmad Sarjono verified

Merasa Sudah 'Koordinasi' Dengan Oknum APH Para Penambang Timah Ilegal Terkesan Kebal Hukum
Korsleting Listrik, Masjid Agung Keraton Sumenep Nyaris Ludes Terbakar
Team Dua Kala Hitam Polres Mesuji, Berhasil Ungkap Kasus Pencurian  
Kerap Kali Resahkan Masyarakat,

Follow Us

Recommended Posts

Hebat! Penambang Timah Ilegal Dikolong Pungguk Hajar Tiang Sutet PLN
Kapolri: Pelaku Teror di Mabes Polri Wanita Berinisial ZA, Simpatisan ISIS
Breaking News! IPDA Deka Jhon Derry Kapolsek Simpang Katis Pimpin Langsung Penangkapan AB Pelaku Cabul
Kapolri Hadiri Vaksinasi massal di Semarang
Soal ST Larangan Pemberitaan Polisi Diduga Arogan, Begini Penjelasan Kapolri

Random Posts